
Dua kandidat kuat peraih gelar pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic bakal dipertemukan di babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2014. Bertempat di Estadio do Sport Lisboa e Benfica (16 November) dan dilanjutkan di Friends Arena Stadium (20 November), Ronaldo yang jadi andalan Portugal akan bertarung habis-habisan dengan tim yang dimotori Ibrahimovic, jawara dari Swedia.
Kedua pemain ini memiliki tugas berat pada laga nanti. Dengan jabatannya sebagai kapten tim, baik Ronaldo maupun Ibrahimovic diharuskan bisa memimpin timnas negaranya meraih tiket ke babak penyisihan Piala Dunia. Demi memenuhi ambisi tersebut, baik Ronaldo maupun Ibra dipastikan bakal menyuguhkan permainan maksimal di babak play-off nanti.
Ronaldo sudah mencatatkan 43 gol bersama Timnas Portugal. Sedangkan Ibra, pemain bertubuh jangkung yang kini berusia 32 tahun itu sudah menorehkan 46 gol untuk negaranya. Tipisnya selisih gol antara Ronaldo dan Ibra tentu juga akan jadi bumbu pemanas dalam persaingan ini.
Di ajang liga musim ini, Ronaldo kembali jadi mesin gol bagi Real Madrid. Sudah 16 gol berhasil dicetaknya di kancah La Liga. Jika ditotal dengan torehannya sejak bergabung dengan Madrid pada 2009 lalu, Ronaldo berarti sudah membukukan 162 gol dan dari catatannya tersebut, ia hampir mengukir rekor baru untuk kubu Los Blancos.
Namun ketajaman Ronaldo seakan sirna saat membela Portugal di babak kualifikasi Piala Dunia 2014. Dari delapan penampilan, pemain yang kerap disapa CR7 itu hanya bisa menorehkan empat gol. Tiga gol didapatnya saat ia membawa Portugal mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 4-2, pada 6 September 2013 lalu.
Di sisi lain, Ibra lebih subur ketimbang Ronaldo. Dari sembilan pertandingan di babak kualifikasi Grup C, Ibra bisa mengukir enam gol. Torehan gol terakhirnya terjadi pada 12 Oktober 2013 lalu. Saat itu, ia mencetak satu gol dan mengantarkan timnya menang 2-1 atas Kepulauan Faroe.
Dengan modal tersebut, Ibra rasanya bisa mengatasi beban yang akan datang menghampirinya di laga nanti. Ditambah dengan pengalamannya, pemain berjuluk Ibracadabra itu rasanya tetap akan tampil bagus meski mendapat perlawan dari seorang bintang sekelas Ronaldo.
Tentu amat disayangkan jika kompetisi sebesar Piala Dunia harus dilewati tanpa salah satu dari dua pemain papan atas ini. Namun sesuai peraturan, eksistensi keduanya di Brasil nanti akan dipengaruhi oleh pertandingan di babak play-off. Kemenangan tentu jadi harga mati buat keduanya. Jika bisa lolos ke Brasil, salah satu dari dua pemain hebat tersebut berhak untuk mengukir keikutsertaannya untuk kali ketiga di ajang Piala Dunia.
0 komentar:
Posting Komentar