http://international.okezone.com/read/2013/11/12/411/895434/redirect
TACLOBAN - Topan
Haiyan yang melanda Filipina menyisakan kerusakan dan kesusahan bagi
warga Filipina. Namun di balik tragedi ada kisah-kisah kemanusiaan yang
dipenuhi keajaiban.
Kekuatan Topan Haiyan memang besar.
Hembusan angin yang mencapai 315 kilometer per jam dan disertai hujan
deras, memicu terjadinya banjir di beberapa wilayah yang dilintasi oleh
badai tersebut.
Seorang siswa berusia 19 tahun di Tacloban,
bertahan menghadapai angin topan hanya dengan ditemani sang ayah yang
sedang sakit. Namun kuatnya angin menggerakan rumah mereka ke dalam air
dan membawa keduanya hanyut.
"Kami saling berpegangan disaat
rumah kami hanyut. Namun pada akhirnya kami tidak bisa bertahan. Saya
tidak bisa menyelamatkan ayah karena terlalu licin dan dia tenggelam.
Saya hanya pasrah tidak bisa bertemua dengannya," ujar Marvin Daga,
seperti dikutip Associated Press, Selasa (12/11/2013).
Seorang
misionaris Amerika Serikat (AS), Larry Womack dan istrinya, turut
mengisahkan tentang angin topan yang mereka hadapi. Misionaris yang
sudah lama tinggal di Tacloban tersebut, menceritakan dirinya bertahan
di dinding atap rumah mereka ketika Topan Haiyan memicu terjadi
gelombang laut besar.
Rumah Womack berada di tepi pantai. Ketika
topan datang, gelombang laut pun menghampiri rumahnya dan dengan
seketika menyelimutinya dengan air.
"Saya melihat ada gelombang air melintas di kepala saya," lanjutnya.
Di
tengah tragedi yang terjadi, ada keajaiban pula yang dialami. Seorang
perempuan berusia 21 tahun yang tengah mengandung, berhasil melahirkan
bayinya dengan selamat. Emilia Ortega melahirkan bayi perempuan bernama
Bea Joy Sagales.
Ortega berada di tempat penampungan ketika topan
melanda Jumat 8 November 2013 lalu. Namun, tempat penampungan itu pun
hancur dihantam angin dan Ortega berenang menyeberang dari tempat
penampungan di Tacloban menuju sebuah bandara yang ditutup akibat topan.
Dirinya
berhasil bertahan dan melahirkan bayinya di menara kendali bandara.
Suaminya yang tengah berada di Manila, tidak mengetahui apa yang telah
dialami sang istri.
Topan Haiyan merupakan angin topan yang
terbesar yang melanda Filipina tahun ini. Dikabarkan jumlah korban
mencapai 10 ribu jiwa.
Berita Populer
00.38 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar