http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-italia/13/10/25/mv7f0s-presiden-inter-milan-tolak-cina-terima-indonesia
Presiden Inter Milan, Massimo Moratti mengungkap penjualan 70 persen
saham ke Erick Thohir. Melalui konsorsium International Sports Capital
(ISC), Erick bersama Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo menggelontorkan
dana sebesar 350 juta euro (Rp 5,4 triliun) untuk menjadi penguasa I Nerazzurri.
Menurut
Moratti, tawaran pembelian saham juga datang dari pengusaha Cina.
Sayangnya, ia tidak tertarik dengan tawaran itu. Taipan minyak Italia
tersebut menilai profil pengusaha Cina kurang menjanjikan. Dia juga
lebih percaya dengan tawaran dari pengusaha Indonesia yang memiliki
kredibilitas lebih baik.
“Inter punya sebuah sejarah dan harus
melanjutkannya dengan itu, terlepas dari siapa yang memimpin. Kami
memiliki negoisasi dengan investor Cina, yang ingin membangun stadion.
Tapi, ada masalah dalam peringkat mereka dan urusan tidak dilanjutkan,”
katanya dikutip Football Italia, Jumat (25/10).
Moratti
melanjutkan, ketika pembahasan dengan investor Cina dihentikan, datang
tawaran dari Indonesia. Kedatangan Erick dan kawan-kawan disambutnya
dengan antusias. Pasalnya, mereka datang dengan sebuah tawaran pasar
menjanjikan untuk mengembangkan merek Inter.
Merasa cocok dengan proposal yang diajukan, Moratti akhirnya rela melepas kendali klub. Meski paham calon pemilik La Beneamata yang
baru tinggal di luar Italia, ia tidak mempermasalahkannya. “Ketika
mereka mendekati kami, saya juga ingat perlakuan dan antusiasme
orang-orang ketika kami pergi tur ke Indonesia (pada 2012). Itu membantu
mereka dan kami membuat keputusan ini.”
Moratti juga memiliki
penilaian terhadap Erick. Dia menganggap sosoknya yang baik sebagai
pebisnis dan seorang teman. Pertemuan dengan Erick membuat suasana
hatinya menjadi gembira. “Dia juga ambisius, (faktor) yang baik bagi
klub, dan dia bekerja dari pagi hingga malam.”
Sebelum menguasai
saham Inter, Erick sudah membeli klub sepak bola Amerika Serikat (MLS)
DC United dan klub bola basket NBA, Philadelphia 76ers. Di tingkat
lokal, dia memiliki dua klub basket Satria Muda dan Indonesia Warriors,
serta menjadi pemilik saham mayoritas klub ISL, Persib Bandung.
Presiden Inter Milan Tolak Cina, Terima Indonesia
23.07 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar